Proyek Manhattan, Awal Diciptakannya Bom Nuklir

Proyek Manhattan

Proyek Manhattan merupakan inisiatif rahasia yang dilaksanakan oleh Amerika Serikat, Britania Raya, dan Kanada selama Perang Dunia II dengan tujuan mengembangkan senjata nuklir pertama di dunia.

Inisiasi proyek ini dipicu oleh surat dari Albert Einstein yang memberikan peringatan terhadap penelitian bom atom yang tengah dilakukan oleh Nazi.

Pimpinan Proyek Manhattan adalah Mayor Jenderal Leslie Groves dari Angkatan Darat AS, dengan Robert Oppenheimer bertindak sebagai direktur Laboratorium Los Alamos yang bertanggung jawab merancang bom atom.

Proyek ini melibatkan lebih dari 30 lokasi riset dan produksi yang tersebar di Amerika Serikat dan Kanada. Beberapa lokasi kunci termasuk:

  • Oak Ridge, Tennessee, yang bertugas memproduksi uranium terkaya;
  • Hanford, Washington, yang bertanggung jawab atas produksi plutonium;
  • dan Los Alamos, New Mexico, yang menjadi tempat penyatuan bahan-bahan nuklir menjadi bom.

Lebih dari 130.000 orang, terdiri dari ilmuwan, insinyur, teknisi, pekerja, dan tentara, terlibat dalam proyek ini. Biaya proyek mencapai sekitar 2 miliar dolar AS, setara dengan sekitar 28 miliar dolar AS pada nilai saat ini.

Proyek Manhattan berhasil menciptakan tiga bom atom, yang diberi nama Little Boy, Fat Man, dan Gadget. Uji coba pertama dilakukan pada 16 Juli 1945 di Situs Trinity, New Mexico, dengan ledakan setara 20 kiloton TNT.

Little Boy kemudian dijatuhkan di Hiroshima, Jepang, pada 6 Agustus 1945, menghancurkan sekitar 70 persen kota. Fat Man dijatuhkan di Nagasaki, Jepang, pada 9 Agustus 1945, merusak sekitar 40 persen kota. Kedua bom tersebut menewaskan sekitar 200.000 orang, baik secara langsung maupun akibat radiasi.

Proyek Manhattan berakhir pada 1947, setelah terbentuknya Komisi Energi Atom AS yang bertanggung jawab atas pengembangan senjata nuklir dan energi nuklir sipil. Proyek ini memiliki dampak luas dalam sejarah, sains, teknologi, militer, politik, dan etika.

Keberhasilan proyek menyoroti kekuatan dan risiko senjata nuklir, menciptakan perlombaan senjata nuklir antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Sementara itu, proyek ini juga memunculkan berbagai penemuan dan inovasi ilmiah seperti komputer, reaktor nuklir, dan teknologi medis nuklir.

Namun, kontroversi dan kritik terhadap proyek ini tetap berkembang, terutama seputar aspek moral, legalitas, dan dampak kemanusiaan dari penggunaan bom atom terhadap warga sipil Jepang.